Fakultas Teknik Unhi Siap Cetak Tenaga Konstruksi Bersertifikat
9 Maret

Fakultas Teknik Unhi Siap Cetak Tenaga Konstruksi Bersertifikat

FAKULTAS Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) menggelar sarasehan terkait pentingnya tenaga kerja yang kompeten dan memiliki sertifikat, Senin (26/2) di aula Gedung Rektorat Unhi. Sarasehan terselenggara atas kerjasama Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi (LPJKP) Bali.

Sarasehan ini menghadirkan dua pembicara yakni Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Bali, Ir. I Nengah Riba, MT dengan membawakan materi “Sosialisasi UU Jasa Konstruksi dan Pentingnya berkompeten dan bersertifikat” dan Kepala LPJKP Bali, Ir. Ida Bagus Nyoman Sudewa, dengan materi “Program SIBIMA (sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri) dan Proses Sertifikasi” dimoderatori dosen FT Unhi I Made Harta Wijaya, ST., MT.

Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. saat membuka sarasehan ini menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan sarasehan ini sebagai bentuk kegiatan akademik di Fakultas Teknik Unhi. Tentu kegiatan seperti ini menjadi salah satu model dalam mewujudkan mutu akademik yang baik.

Lebih-lebih dengan memanfaatkan jejaring dan kerjasama dengan pihak-pihak luar kampus yang dalam hal ini dengan Dinas PUPR Bali dan LPJKP Bali terkait urusan penyelenggaraan jasa konstruksi khususnya program percepatan sertifikasi bagi mahasiswa-mahasiswa yang akan menyelesaikan kuliahnya. Artinya mahasiswa Fakultas Teknik memiliki peluang yang besar, selain diakhir masa studinya mengantongi ijasah sarjana teknik juga memiliki peluang mengantongi sertifikat keahlian.

Dunia kerja di era sekarang mengharuskan, selain mahasiswa tamat mendapatkan ijasah, juga diperlukan sertifikat keahlian agar bisa berkompetisi dan diakui di dunia kerja bidang jasa konstruksi. Rektor Unhi juga memanfaatkan kesempatan memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa peserta sarasehan agar kuliah dengan baik sehingga dapat lulus tepat waktu.

Dekan Fakultas Teknik Unhi, Komang Gede Santhyasa, ST., M.T. menyampaikan, sarasehan ini menjadi bagian kegiatan dalam mengembangkan budaya akademik yang dihadiri oleh para dosen dan seluruh mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota yang berada di Fakultas Teknik Unhi.

Sarasehan ini bertujuan untuk mensosialisasikan undang-undang jasa kontruksi, dan pentingnya tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi dan bersertifikat dalam memasuki dunia kerja yang profesional dan berdaya saing.

Kegiatan ini juga sebagai wujud implementasi kerjasama yang telah terbangun antar lembaga selama ini, baik Dinas PUPR Bali maupun LPJK Bali. Sarasehan ini diharapkan menjadi ruang diskusi dan dialog dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang jasa konstruksi.

Lebih lanjut, Santhyasa menyampaikan FT Unhi siap mencetak tenaga kerja konstruksi yang berkompetensi dan bersertifikat keahlian sesuai harapan undang-undang jasa konstruksi. Untuk tahun akademik 2018/2019, FT Unhi dengan Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota menerima mahasiswa baru dengan pendaftaran dibuka mulai 5 Maret 2018. Kegiatan sarasehan ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Dinas PUPR Bali dan FT Unhi terkait urusan penyelenggaraan jasa konstruksi. Tim

 

IMG_0054 IMG_0020 IMG_0049 IMG_0048 IMG_0043 IMG_0038 IMG_0033 IMG_0009 IMG_0006 IMG_0005