PEDULI PENGUNGSI GUNUNG AGUNG, UNHI GELAR PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
18 Desember

PEDULI PENGUNGSI GUNUNG AGUNG, UNHI GELAR PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Gunung Agung belah berstatus Awas sejak 22 September 2017 lalu. Kondisi ini membuat banyak masyarakat (kurang lebih 34.931 jiwa) yang berada di daerah rawan bencana (KRB) harus mengungsi. Hal ini menjadi keprihatinan bersama, bagaimana bisa melakukan tindakan nyata untuk membantu dan meringankan beban mereka. Universitas Hindu Indonesia (Unhi) yang memiliki tugas menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT), Salah satunya pengabdian kepada masyarakat, telah melakukan tindakan nyata dalam rangka penanganan kondisi sosial masyarakat terkena dampak erupsi Gunung Agung. Bekerja sama dengan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, acara diadakan di Dusun Dukuh, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, yang menampung 3.796 orang pengungsi, pada hari Jumat (15/12) lalu.

Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. mengatakan, kegiatan pengbadian masyarakat ini merupakan Salah satu pelaksanaan Tri Dharma PT Dalam konteks erupsi Gunung Agung, Unhi melakukan kegiatan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat pengungsi, selain berdoa memohon ke hadapan Ida Hyang Tohlangkir supaya menganugerahkan kerahayuan.

Ketua Panitia Pelaksana Pengabdian Masyarakat Prof Dr. Ir. E. Dewi Yuliana, M.Si. yang sekaligus Wakil Rektor III Unhi menyatakan, kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat pengungsi. Bantuan fisik yang diberikan berupa material yang dibutuhkan masyarakat, mencegah trauma pasca-erupsi, memberikan bimbingan rohani, terpenuhinya kebutuhan pendidikan dan menyelenggarakan pendampingan kepada anak-anak.

Kegiatan ini melibatkan civitas akademika Unhi dan undangan dari pihak Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, Bupati Karangasem, Kadis Sosial Kabupaten Karangasem, Camat Bebandem, Kapolsek Bebandem, Koramil Bebandem, Kepala Desa Sibetan, Kepada Desa Jungutan, Klian Dusun se-Desa Sibetan dan perwakjlan perguruan tinggi Hindu yang ada di Bali.

Bantuan yang disalurkan berupa logistik meliputi susu, beras, Iauk-pauk, sayur-mayur, bumbu dapur, gula, kopi, air mineral dan minyak goreng. Selain itu ada bantuan sarana pendidikan bagi anak-anak sekolah seperti tas, buku dan alat tulis Serta bantuan sarana Iainnya seperti kasur lipat, selimut, tikar plastik, kampil gulung dan tower air. Sementara bantuan nonfisik berupa pengobatan kesehatan, bimbingan rohani, pendampingan anak-anak, dan hiburan bondres.

Bantuan itu diserahterimakan dari Rektor Unhi Ida Bagus Dharmika kepada Kepala Desa Sibetan I Nengah Kompiang Suarjana, S.H. disaksikan Direktur Pendidikan Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Drs. Ida Bagus Gede Subawa, M.Si.

 

IMG_0144 IMG_0141 IMG_0132 copy IMG_0128 IMG_0119 IMG_0110 IMG_0109 IMG_0108 IMG_0102 IMG_0092 IMG_0087 IMG_0086 IMG_0083 IMG_0077 IMG_0075 IMG_0072 IMG_0063 IMG_0061 IMG_0059 IMG_0055 IMG_0052 IMG_0048 IMG_0046 IMG_0042 IMG_0035 IMG_0032 IMG_0028 IMG_0027 IMG_0026 IMG_0024 IMG_0019 IMG_0017 IMG_0016 IMG_0015 IMG_0013 IMG_0010 IMG_0005 IMG_0004 pengabdian IMG_0148IMG_6088IMG_6120IMG_5990IMG_5993IMG_6027IMG_6041IMG_6063IMG_6068IMG_6071IMG_6080