PEMBUKAAN UTSAWA BALI SANI VIII
2 Oktober

PEMBUKAAN UTSAWA BALI SANI VIII

Utsawa Bali Sani (UBS) VIII Universitas Hindu Indonesia (Unhi) secara resmi dibuka, Senin (2/10). Bertempat di Pulau Peninsula kawasan Nusa Dua, kegiatan tahunan ini sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat melalui pelestarian seni budaya.

Menurut Ketua Panitia UBS VIII Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T., pesta seni budaya Unhi setiap tahunnya diawali pawai budaya di tempat berbeda sesuai Iokasi pelaksanaan KKN. Tahun ini pembukaan UBS dilaksanakan di lokasi KKN tahun 2017, yaitu di Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Pawai pembukaan diikuti masyarakat di Iokasi KKN yang dikoordinir oleh mahasiswa.

Sejalan dengan KKN Unhi tahun 2017 di Kuta Selatan, pawai pembukaan Utsawa Bali Sani (UBS) VIII dilaksanakan di Pulau Peninsula, Nusa Dua. Sementara seluruh kegiatan UBS nantinya dilaksanakan di Kampus Unhi hingga penutupan tanggal 8 Oktober mendatang.

Melalui pelaksanaan UBS, Unhi sebagai Iembaga tinggi yang berlandaskan agama dan budaya, ingin melestarikan seni budaya Hindu Bali. Selain itu, membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Bali. Kegiatan UBS VIII meliputi parade seni dan budaya yang merupakan kreativitas komunitas seni dari desa se-Kecamatan Kuta Selatan berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Unhi tahun 2017. Parade dimeriahkan partisipasi beberapa perguruan tinggi di Bali dan institusi Iainnya. “UBS VIII juga diisi berbagai Iomba seperti tari Jauk Manis, kendang pengiring Jauk Manis, lomba mapang barong, lagu pop Bali, pembacaan sloka, topeng Arsa Wijaya serta lomba internal.

Puncak acara UBS VIII yang bersamaan dengan panyineban piodalan di Pura Maha Widia Mandira Unhi akan dilaksanakan pergelaran calonarang. UBS VIII ini bersifat terbuka untuk umum. Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. menyampaikan, sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, pelaksanaan UBS VIII mempunyai signifikansi dan relevansi sangat tinggi bahwa agama, filsafat, seni dan sains memiliki hubungan yang sangat erat. Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Unhi tahun ini difokuskan pada persoalan energi/sinar baik dilihat dari nilai-nilai, sistem sosial dan infrastrukturnya secara komprehensif. “Melalui sains dan seni kita bisa memahami dan mempelajari proses imaginasi. Kita juga bisa belajar tentang proses kreatif. Ciri manusia yang hidup adalah apabila memiIiki kreativitas dan karakter yang kuat,” ungkapnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama Direksi ITDC karena sudah memberikan fasilitas, sehingga pembukaan UBS bisa dilaksanakan di kawasan Peninsula.

 

IMG_0326 IMG_0330 IMG_0342 IMG_0067 IMG_0075 IMG_0079 IMG_0080 IMG_0084 IMG_0102 IMG_0117 IMG_0123 IMG_0132 IMG_0140 IMG_0146 IMG_0154 IMG_0181 IMG_0186 IMG_0201 IMG_0220 IMG_0242 IMG_0245 IMG_0257 IMG_0269 IMG_0278 IMG_0293 IMG_0313 IMG_03212