Ujian Terbuka Promosi Doktor Ir. I Nyoman Prastika, M.Si
30 Agustus

Ujian Terbuka Promosi Doktor Ir. I Nyoman Prastika, M.Si

PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali mencetak doktor dalam bidang ilmu agama dan kebudayaan. Kali ini doktor yang dilahirkan adalah lr. I Nyoman Prastika, M.Si. Dekan Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi ini tercatat sebagai doktor ke-40 lulusan Pascasarjana Unhi.

Dalam sidang senat terbatas dengan agenda ujian terbuka promosi cioktor di aula Gedung Rektorat Unhi, Rabu (30/8), Prastika meni- pertahankan disertasi berjudul “Yoga Sastra: Laku Mistik Balian Usada di Bali” dan lulus dengan predikat cumlaude.

Pada ujian promosi doktor itu, ia berhadapan dengan dewan penguji yang diketuai Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika dan Sekretaris Prof. Dr. P utu Gelgel, dengan anggota Prof Dr. I B.G. Yudha Triguna, Prof Dr. AA Ngurah Anom Kumbara, Prof Dr. Ketut Suda, Dr. Ni Putu Suwardanj, Dr. I Wayan Paramartha, Dr. I Gusti Ayu Wimba dan Dr. I Wayan Winaja. Selaku promotor Prof Dr. I Wayan Suka Yasa dan kopromotor Dr. I Wayan Budi Utama.

Prastika dalam disertasinya menyampaikan teks-teks Iontar dalam kepustakaan Bali bila dicermati terutama teks lontar yang menjadi pegangan balian usada, banyak yang memuat petunjuk tentang yoga. Bahkan, ajaran yoga merupakan basis ajaran ke-usada-an yang mesti dikuasai oleh para balian.

Dikatakannya, penghargaan masyarakat Bali terhadap balian atau pengobat tradisional Bali cukup tinggi. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi balian. Di sisi lain, teks yoga dan usada yang terdapat dalam Iontar belum   ditransformasikan sepenuhnya kepada ahli warisnya. Ini menyebabkan teks tersebut menjadi semakin terpinggirkan, dalam arti tidak berinakna bagi generasi masa kini. Dalam konteks ini Studi tentang yoga sastra, Iaku mistik balian usada di Bali penting dilakukan secara mendalam agar diperoleh wawasan yang mendalam tentang laku mistik balian usada dalam menjalankan kewajibannya,” ujarnya.

Rektor Unhi Dr. I.B, Dharmika mengatakan semakin banyak Pascasarjana Unhi melahirkan dokter, menunjukkan proses pembelajarannya bermutu dan  diminati masyarakat. Hasil penelitian yang dihasilkan Prastika dalam disertasi ini diharapkan bermanfaat bagi pengembangan Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel menyampaikan, disertasi Prastika tentang laku mistik balian usada di Bali bukan berkonotasi dengan sesuatu yang irasional, tetapi sarat dengan hal-hal yang rasional karena melalui proses yoga sastra. Dengan demikian masyarakat hendaknya jangan apriori terhadap kemampuan balian usada dalam memberi pengobatan, apalagi tamatan S-1 Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi.

Bagi Unhi dan Pascasarjana Unhi, kajian-kajian disertasi para doktor yang semakin beragam ini memiliki makna strategis bagi perkembangan ilmu agama dan kebudayaan. “Jadi, makin banyak kearifan lokal budaya dalam berbagai aspek telah diteliti oleh para mahasiswa program doktor Pascasarjana Unhi,” ungkapnya. Promotor Prof. Dr. Suka Yasa menyampaikan selamat kepada Prastika karena meraih gelar doktor. Ia berharap Prastika mampu meretleksi atau mengembangkan disertasi ini untuk kepentingan Ayurweda, sehingga semakin banyak masyarakat bertarik menektuni ilmu kesehatan Ayurweda.