Ujian Terbuka Promosi Doktor Gusti Ngurah Yoga Semadi, S.Ag., M.Si.
18 September

Ujian Terbuka Promosi Doktor Gusti Ngurah Yoga Semadi, S.Ag., M.Si.

PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kernbali melahirkan doktor, Senin (18/9). Doktor  adalah Gusti Ngurah Yoga Semadi, S.Ag., M.Si. Promovendus yang seniman ini mempertahankan disertasi berjudul “Kreativitas Ida Wayan Oka Granoka Dalam Seni Pertunjukan Bali”.

Dalam sidang senat terbatas dengan agenda ujian terbuka promosi doktor dipimpin Dr. IB Dharmika, promovendus dinyatakan Iulus dengan predikat sangat memuaskan. Sebagai promotor Prof. Dr. I Wayan Dibia dan kopromotor Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa. Dewan penguji Prof. Dr. I BG. Yudha Triguna, Prof. Dr. I Putu Gelgel, Dr. Ketut Sumadi, Dr. I Wayan Budi Utama, Dr. Gusti Bagus Wirawan dan Dr. I Gusti Ayu Wimba.

Dalam disertasinya, Gusti Ngurah Yoga Semadi menyampaikan, proses kreatif Ida Wayan Oka Granoka adalah olah rasa melalui proses yoga. Artinya, apa yang djlakukan Granoka sesungguhnya ngaplikasikan teori kreativitas, teori rasa dan teori yoga secara terpadu. Dalam konteks rasa, Granoka memulai proses kreatifnya dari adbhutha rasa atau rasa takjub menuju santa rasa atau rasa damai. Dalam proses pembangkitan rasa itulah Granoka melakukan yoga dengan puncaknya samadhi bhawana, membangun pikiran murni.

Bagi Granoka, bermain musik dan menari adalah sebuah yoga. Motonya “megambel Ida mayoga, masolah Ida mayoga, menabuh Beliau melakukan yoga serta menari Beliau melakukan yoga”. Dengan berkesenian, Granoka mengembangkan konsep pendakian spiritual dalam tiga kerangka pemikiran yang terpadu, yakni musik, Iinguistik dan mistik-kesenian, bahasa dan kemanunggalan. Dalam konteks spiritual, Granoka membatinkan dan rnengekspresikan satyam (tatwa), Siloam (susila) dan sundaram (ritual) sebagai inti pesan dalam karya seninya. “Tujuan Granoka berkesenian adalah mengukuhkan dan menyosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila Krama dalam konteks kebangsaan. Baginya berkesenian secara total penuh rasa bakti adalah beryadnya,” ujar suami Desak Ketut Dewi,‘S.E. ini.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat Bali bahwa yadnya tidak hanya berupa upacara atau upakara semata. Berkesenian yang didasarkan atas rasa bakti juga merupakan yadnya. Di bagian lain, diharapkan para seniman kreatif di Bali dapat menjadikan pola kreativitas seni Granoka sebagai Salah satu model dalam berkesenian massif total , total, dan sebuah pendakian spiritual.

Sementara itu, promotor Prof. Dibia menyampaikan, disertasi yang dihasilkan Yoga Semadi patut diapresiasi karena hasil riset ini telah mampu mengungkapkan  suatu bidang kreativitas seni pertunjukan yang termasuk Langka, yaitu kreativitas seni yang dijiwai oleh pendakian spiritual bernuansa Siwa Budha. °Disertasi ini sebuah kontribusi penting dari seorang akademisi muda terhadap dunia kreativitas seni di Bali. Melalui disertasi ini kita bisa mengetahui bagaimana seorang seniman multitalent Ida Wayan Oka Granoka, penuh totalitas beryoga dalam setiap kreativitas seninya. Hal ini bentuk kreativitas seni yang tergolong langka dan tak bisa dilakukan sembarang orang,” ungkap Guru Besar ISI Denpasar ini.

Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika mengungkapkan, Yoga Semadi merupakan doktor ke-43 lulusan Program Pascasarjana Unhi. Semakin banyaknya Unhi mencetak doktor menunjukkan proses pembelajaran makin berkualitas. Disertasi yang dihasilkan para doktor diharapkan berguna bagi masyarakat dan mampu berkontribusi bagi kemajuan dunia akademik