UNHI GELAR PERSEMBAHYANGAN SIWARATRI DAN MEJAYA-JAYA REKTOR BARU
14 Januari

UNHI GELAR PERSEMBAHYANGAN SIWARATRI DAN MEJAYA-JAYA REKTOR BARU

Memperingati Hari Suci Siwaratri yang jatuh setiap setahun sekali (Tilem Kapitu), Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar mengajak mahasiswa dan seluruh civitas akademika melakukan persembahyangan bersama di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, pada hari Senin malam (14/1). Selain melakukan persembahyangan Siwaratri yang dibagi menjadi tiga tahap, juga dilaksanakan prosesi upacara majaya-jaya untuk Rektor baru Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. yang akan dilantik 18 Januari 2018.

Hadir Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A., Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, mantan Rektor Unhi Denpasar Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A, Direktur Pascasarjana Unhi Denpasar, dan seluruh civitas akademika Unhi Denpasar. Upacara majaya-jaya dipuput oleh Ida Pedanda Oka dari Geria Tengah Klungkung.

Ketua Panitia Drs, Ida Bagus Suatama, M.Si. mengatakan, Siwaratri merupakan aplikasi ajaran Siwaistik yang dasar ajarannya adalah Sastra Lubdaka Carita. Lubdaka adalah seorang pelajar yang mempelajari kehidupan sekala dan niskala melalui tapa brata, yang terdiri atas mono, upawasa dan jagra. Kaitannya dengan dunia pendidikan, ajaran ini sangat perlu diaplikasikan oleh mahasiswa, sehingga bisa menjadi Vibrasi bagi dirinya dalam menempuh dan mencari ilmu pengetahuan untuk kehidupan yang Iebih baik dengan menerapkan dlwrma agama dan dharma negara.

“Kesadaran ini perlu sekali diradiasikan atau ditularkan kepada masyarakat Iuas melalui kampus-kampus. Karena kampus-kampus adalah akumulasi orang-orang intelektual (jnanin). Orang jnanin bisa memberikan pengaruh kepada masyarakat umum tentang kehidupan yang sejuk dan damai,” ujar Suatama.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Wisnu Bawa Tenaya menyatakan Siwaratri merupakan malam peleburan dosa dan hari kebangkitan kesadaran bahwa manusia lahir dalam kegelapan, kemudian ada sinar suci dalam dirinya yang menghidupkan kesadaran dan kemudian bangkit untuk melakukan introspeksi diri secara menyeluruh. Malam perenungan Siwa harus dijadikan momentum untuk kebangkitan dari kegelapan dalam diri, sehingga tercipta karakter yang berkarisma dengan moral yang baik, mental yang kuat, berani, pintar dan cerdas, serta arif dan bijaksana.

Menurutnya, Unhi Denpasar yang merupakan dapurnya ajaran agama mesti bisa menyiapkan dan mencetak kader-kader bangsa dan umat yang benar-benar bisa mengaplikasikan dharma negara dan dharma agama melalui pendidikan, pelatihan dan pengajaran. Unhi Denpasar mesti bisa menjadi pelopor untuk mengajegkan agama Hindu.

Sementara itu, sebagai Rektor baru Unhi Denpasar, I Made Damriyasa akan terus berupaya meningkatkan daya saing di Unhi Denpasar agar bisa lebih berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas pembelajaran dan komunikasi, baik secara intern maupun ekstern.

 

IMG_0225 IMG_0228 19875540_1770563529681896_2818523156061920075_n 26805009_1770563746348541_4046088146175260572_n 26903691_1770563906348525_5097565981502200273_n IMG_0007 IMG_0044 IMG_0064 IMG_0076 IMG_0091 IMG_0106 IMG_0117 IMG_0119 IMG_0124 IMG_0127 IMG_0132 IMG_0137 IMG_0144 IMG_0153 IMG_0155 IMG_0159 IMG_0163 IMG_0177 IMG_0184 IMG_0188 IMG_0201 IMG_0207 IMG_0222