UNHI Jadi Pilihan Generasi Zaman Now, Sekitar 531 Calon Mahasiswa Ikuti SPMB
12 Mei

UNHI Jadi Pilihan Generasi Zaman Now, Sekitar 531 Calon Mahasiswa Ikuti SPMB

UNIVERSITAS Hindu Indonesia Denpasar menggelar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) gelombang pertama pada Sabtu (12/5/2018). Sekitar 531 peserta mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru. Angka ini diprediksi akan meningkat pada gelombang kedua dan ketiga. Apalagi, saat ini antusiasme generasi muda untuk kuliah di Unhi semakin besar. Seleksi yang dilakukan pun cukup ketat, karena Unhi ingin mendapatkan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas sesuai dengan standar yang telah diterapkan di Unhi.

Rektor Universitas Hindu Indonesia Denpasar, Prof. Dr. drh I Made Damriyasa MS menyampaikan, Universitas Hindu Indonesia menggelar SPMB untuk menyaring calon mahasiswa yang berkualitas dan bermutu. Seleksi di gelombang pertama ini sangat penting dilakukan, karena Unhi saat ini menjadi pilihan generasi muda. Namun, lanjut Prof. Damriyasa, seleksi akan berlangsung ketat, karena tidak semua peserta bisa lolos dan diterima di Unhi.

“Penerimaaan mahasiswa baru ini untuk menyaring calon-calon mahasiswa yang berkualitas. Seleksi dilakukan melalui tiga gelombang dengan spesifikasi yang berbeda. Gelombang pertama ini penting karena dari awal Unhi sudah menjadi pilihan anak muda. Namun tidak semua diterima, karena diseleksi cukup ketat,” papar Prof. Damriyasa.

Menurut Prof. Damriyasa, ada beberapa alasan Unhi menjadi pilihan kuliah saat ini, pertama selain mencetak sarjana yang profesional, juga mencetak karakter yang bersifat Kehinduan. Mencetak dan membentuk karakter yang berbasis agama dan kebudayaan inilah yang menjadi ciri khas Unhi.

Sementara itu, kedua ada beberapa program studi yang tidak dimiliki oleh Universitas yang lain, misalnya di teknik ada perencanaan wilayah dan kota. Unhi juga punya prodi Ayurweda yang satu-satunya di Indonesia. Prodi Ayurweda ini baru saja terakreditasi A. “Inilah keunggulan dan ciri khas kami. Calon mahasiswa yang datang ke Unhi harus memiliki kualitas dan standar yang diinginkan Unhi,” jelas akademisi lulusan Jerman ini.

Setelah melalui tahap pertama, lanjut Prof. Damriyasa, akan dibuka lagi seleksi tahap kedua dan ketiga. Tentu gelombang kedua ini akan jauh lebih ketat persaingannya daripada gelombang pertama, sehingga diharapkan kepada generasi muda Hindu yang ingin belajar ke Unhi menggunakan kesempatan di gelombang kedua. Bagi yang tidak lulus di gelombang pertama, bisa ikut lagi di gelombang kedua. “Saya berharap semakin banyak orang yang kuliah di Unhi. Banyak keunggulan yang dimiliki Unhi. Kami juga sudah membangun kerjasama dengan perguruan tinggi unggulan di Indonesia bahkan di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mendukung kualitas Unhi ke depannya,” papar Prof. Damriyasa.

Saat ini Unhi UNHI memberikan beberapa jenis beasiswa diantaranya Beasiswa PPA dari Kopertis-Dikti, Beasiswa BBM dari Kopertis-Dikti, Beasiswa BP-PPA dari Dikti, Beasiswa Bebas SPP dari UNHI, Beasiswa Bidikmisi dari Kopertis-Dikti, Beasiswa Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Beasiswa dari BNI Denpasar serta Beasiswa dari Pemerintah Daerah maupun Instansi lainnya.