background

BERITA

Bupati Klungkung Apresiasi Hasil KKN UNHI


Image

REKTOR Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., menutup masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unhi 2018 di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, bertempat di Lapangan Umum Brasika, Desa Nyalian, Sabtu (21/10).

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan panitia, Prof. Damriyasa mengaku seluruh program yang menyasar 31 desa itu berjalan baik, dengan hasil cukup memuaskan. "Kami akan tindaklanjuti hasil KKN ini melalui laporan kegiatan," kata Prof. Damriyasa usai menutup KKN.

Menurut Prof. Damriyasa, KKN Unhi berbeda dibanding KKN perguruan tinggi (PT) lain, karena Unhi mengemban tugas menjaga kelestarian nilai budaya Hindu Bali. Dari sisi pelaksanaan, KKN Unhi juga lebih lama, yakni 2 bulan. Terlebih untuk mendukung kebijakan Gubernur Bali terkait penguatan aksara, bahasa dan busana Bali.

Ia meminta, para dosen di lingkungan Unhi harus berperan aktif dalam KKN selanjutnya. Karena banyak potensi-potensi tradisional di desa yang bisa dikaji untuk bahan penelitian.

"KKN ini bukan sebatas aktivitas mahasiswa, tapi juga dosen. Kami minta dosen aktif menggali potensi di lapangan. Jadi sekali terjun, dapat manfaat dobel," ujar dia, seraya menambahkan pihaknya akan merancang program bersama masyarakat sebelum menggelar KKN ke depan.

Menanggapi harapan Bupati Klungkung yang menginginkan KKN tahun depan digelar kembali di Klungkung, Prof. Damri mengatakan hal itu sebuah tantangan menarik. Ia menambahkan, sudah semestinya kerja sama PT dengan pemeritah daerah diperkuat demi mensukseskan program bersama.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang diwakili Kadisdikpora Dewa Gde Darmawan mengatakan, orang nomor satu di Klungkung itu meminta seluruh program yang dilaksanakan lebih dari 650 peserta didik Unhi agar dilanjutkan. "Kami minta program yang sudah dilaksankan agar dilanjutkan. Jangan ditinggal begitu saja, agar tidak sia-sia," kata Darmawan menyampaikan pesan Suwirta.

Kepada mahasiswa, bupati meminta agar mewujudkan tanggungjawabnya terhadap apa yang telah dilakukan di masing masing desa pakraman se-Kecamatan Banjarangkan. Meskipun kontribusi mahasiswa belum terlalu besar, namun ia yakin jika diteruskan akan menjadi sesuatu yang berarti di masa depan, tumbuh berkembang menjadi hal lebih besar sebagai penopang masyarakat klungkung menuju Klungkung yang unggul dan sejahtera dengan spirit Gema Santi.

KKN Unhi 2018, lanjut Darmawan, tergolong inovatif. Hal ini sesuai dengan  Ikon Pemkab Klungkung yakni membangun masyarakat dengan inovasi.

"Apa yang sudah dilakukan mahasiswa dengan 20 program inovasi berbasis Tri Hita Karana, telah menguatkan desa adat di kecamatan Banjarangkan. Pak Bupati (Suwirta) selalu mengapresiasi upaya setiap orang yang berkontribusi untuk pembangunan Klungkung, tanpa memandang besar atau kecil," katanya memungkasi. HM