background

BERITA

PWK FT Unhi Denpasar Gelar LKTI dan Lomba Essai "Kota Yang Berbudaya"


Image

HIMPUNAN Mahasiswa Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah Kota Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (PWK FT Unhi) Denpasar menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah Perencanaan Wilayah Kota (LKTI-PWK) tingkat SMA/SMK dan Lomba Essai tingkat SMP se-Bali dengan tema "Kota yang Berbudaya", Kamis (15/11) kemarin. Lomba LKTI dan Lomba Essai yang ke-8 ini diikuti sebanyak 10 finalis untuk lomba LKTI dan 10 finalis untuk lomba Essai.

Ketua Panitia LKTI dan Essai ke-8, Putu Cempaka Mas Puspita Wardana, menjelaskan perkembangan pembangunan perkotaan di era saat ini, khusunya di Bali telah mencapai tahap yang lebih maju, sehingga diperlukan usaha memacu untuk lebih baik lagi dengan mengakomodasi pemikiran siswa/siswi terpelajar. Salah satu usaha yang dilakukan untuk memacu perkembangan pembangunan perkotaan tersebut adalah menyediakan ruangan pemikiran dan gagasan-gagasan cerdas melalui karya ilmiah dan essai tentang kota yang berbudaya.

Kaprodi PWK FT Unhi Denpasar, Ni G.A. Diah Ambarwati Kardinal, ST.,MT., mengatakan bahwa sejak dilakukan pada tahun 2011, peserta LKTI tingkat SMA/SMK se-Bali dan Lomba Essai tingkat SMP se-Bali terus mengalami peningkatan peserta.

Tahun ini, peserta LKTI yang mendaftar sebanyak 12 kelompok dan peserta Lomba Essai yang mendaftar sebanyak 36 peserta. Namun, setelah dilakukan seleksi yang ketat, masing-masing meloloskan 10 finalis peserta. "Ini merupakan anugerah bagi kami,karena pada tahun ini jumlah peserta yang ikut lomba paling banyak dari lomba LKTI dan lomba Essai tahun-tahun sebelumnya,"tandas Diah Ambarwati, Kamis (15/11).

Lebih jauh dikatakan, LKTI dan Lomba Essai yang melibatkan siswa/siswi SMA/SMK dan SMP bertujuan untuk menanamkan sejak dini tentang kesadaran siswa mengenai tata ruang perkotaan. Sebab, tanggung jawab tentang tata ruang perkotaan tidak hanya kepada orangtua, tetapi kepada anak-anak sejak masih duduk dibangkh sekolahan. "Kita menanamkan kesadaran terhadap lingkungan, kepedulian tentang keajegan budaya Bali itu harus sudah mulai sejak dini,"ujarnya.

Hasil karya ilmiah dan essai yang dihasilkan para siswa, dikatakan nantinya akan dijadikan buku sebagai dokumentasi akademik. Sehingga bisa dibaca dan diketahui oleh masyarakat luas untuk mendukung program pemerintah daerah dalam hal tata ruang perkotaan.

Wakil Rektor III Unhi Denpasar, Dr. Ir. I Wayan Muka, ST.,MT., mengatakan LKTI merupakan sebuah wadah untuk memberikan ruang kepada siswa SMA/SMK untuk terbiasa menulis karya ilmiah sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Sementara untuk Lomba Essai bertujuan untuk memberikan ruang kepada siswa untuk mengekspresikan ide-idenya tentang masalah-masalah lingkungan yang ada disekitarnya. Sehingga, hasil karya ilmiah dan essainya bisa memberikan kontribusi terhadap perkembangan tata ruang perkotaan di Bali. "Mudah-mudahan apa yng menjadi kajian siswa-siswi ini bisa menjadi referensi untuk Pemerintah Provinsi Bali. Apalagi, kami di Unhi Denpasar sangat mendukung program Pemerintah yang baru ini, yaitu 'Nangun Sat Kerthi Lokha Bali',"pungkas Wayan Muka.

 

Dekan FT Unhi Denpasar, Komang Gede Santhyasa, ST., MT., menambahkan, melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memberi ruang pelajar SMA/SMK memikirkan bersama pembangunan kotanya, termasuk mencari solusi dari permasalah yang ada. ***