background

BERITA

Presiden WHP Mangku Pastika Ajak UNHI Bangun Karakter Dharma


Image

PRESIDEN World Hindu Parisad Made Mangku Pastika mengisi orasi ilmiah pada pelaksanaan Dies Natalis Universitas Hindu Indonesia ke 55 di Aula Widya Sabha Rabu (3/10). Tema orasi ilmiah yang dibawakan oleh Mantan Gubernur Bali dua periode ini adalah “Bersama UNHI Membangun Karakter Dharma”.

Dalam orasinya, Made Mangku Pastika menjelaskan tentang optimalisasi integritas komunitas Universitas hindu Indonesia dalam rangka menghadapai kemajuan ilmi pengetahuan dan teknologi demi kehidupan yang lebih baik.

Menurut Mangku Pastika, Dharma tidaklah bermakna tunggal, bisa diartikan sebagai kebenaran, kesetiaan, hokum, kewajiban dan sebagainya. Universitas Hindu Indonesia sebagai lingkungan akademis dan intelektual memang memiliki tanggung jawab dalam membangun masyarakat dan bangsa yang berkarakter dharma. Bahkan menurut Mangku Pastika, inilah “dharma” tertinggi setiap anggoa komunitas Universitas Hindu Indonesia.

“Sebagai lingkungan komunitas intelektual Hindu, maka sangat baik jika kita melihat makna dharma ini sebagaimana disarikan Bhagawad Gita. Pustaka suci Bhagawadgita memberi penjelasan yang sangat lugas tentang dharma dari setiap orang. Hal ini dijelaskan secara cerdas dalam Bhagawadgita,  oleh Sri Krisna kepada Arjuna mewakili manusia di dunia. Apa yang dialami oleh Arjuna adalah gambaran dari problem yang dihadapi oleh setiap manusia. Ketika seseorang belum memiliki pengetahuan yang mapak, maka ia akan ragu memutuskan sesuatu,” papar Mangku Pastika.

Selain itu, Mangku Pastika juga menjelaskan tentan optimalisasi swadharma yang merupakan peran dari Rektor Universitas Hindu Indonesia. Menurutnya eksistensi Rektor dalam suatu perguruan tinggi cukup signifikan sebagai factor pemikat peminat belajar suatu perguruan tinggi. Rektor adalah ikon kampus, karena itu Rektor harus mampu menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Oleh sebab itu, Rektor harus mampu memotivasi dan memimpin para dosen agar para dosen juga berkiprah di luar kampus sehingga kampus semakin eksis.

“Rektor harus juga mendorong para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian yang hasilnya dipublikasikan baik dalam bentuk jurnal maupun buku. Hasil karya penelitian para dosen dan mahasiswa terpublikasi secara langsung dan tidak langsung akan mempopulerkan dan mengharumkan nama kampus,” paparnya.

Pada akhir orasi, Made Mangku Pastika mengajak Unhi membangun karakter dharma dengan prinsip dan nilai-nilai Dharma. Mangku Pastika juga mengucapkan selamat Dies Natalis ke 55 kepada Universitas Hindu Indonesia. HM