background

BERITA

Prodi Manajemen Gelar Debat Antar Perguruan Tinggi se-Bali


Image

MENINGKATKAN dan memperluas jaringan, serta edukasi khususnya dalam manajemen marketing, untuk pertama kalinya Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (FEBP) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar lomba debat antar universitas se-Bali.

Lomba yang mengambil tema "Improving Marketing Strategis as a Manifestasion of The Industrial Revolution 4.0 to Face Global Competition and Strengthening the National Economy,", Jumat (31/1) diselenggarakan di Lantai III Aula Unhi Denpasar.

Kaprodi Manajemen FEBP Unhi, I Wayan Suartina, S.E.,M.M., menjelaskan acara dimaksud adalah Unhi Economy Management Competition Tingkat Perguruan Tinggi se-Bali. "Salah satu tujuan debat ini adalah, bagaimana teori yang didapatkan mahasiswa itu di perguruan tinggi, khususnya ilmu manajemen, mampu diaplikasikan dalam kenyataan kehidupan sehari-hari," ujar Wayan Suartina. Dia menambahkan, atas dasar itulah Prodi Manajemen FEBP Unhi berinisiatif mengundang Perguruan Tinggi se Bali, untuk turut serta dalam kompetisi ini. Dalam lomba ini, ada sekitar 10 universitas dengan 20 tim (kelompok) yang ikut andil dalam debat marketing tersebut. "Ya, yang kita garap adalah soal pemasaran atau marketing, terutama 4.0. Karena penekanan kita di dunia nyata," tegasnya kembali.

Secara teknis, sambung Suartina, pihaknya juga sudah mengumpulkan para dosen yang mempunyai keahlian dibidangnya. Dosen inilah diharapkan membina tim, sehingga ilmu yang mereka dapat betul-betul bisa diaplikasikan di masyarakat. Ke depan, selaku pimpinan prodi, Suartina berharap para dosen yang membidangi, atau mempunyai keahlian, ikut berkesinambungan membina adik-adik mahasiswa, sehingga di masyarakat nantinya mereka bisa diterima.

Artinya antara teori dengan aplikasi di lapangan bisa dikompetensikan. Tak salah, selain melibatkan akademisi internal dalam lomba debat itu, Kaprodi FEBP juga melibatkan praktisi dalam kompetensi ini. "Jadi, tujuan yang kita harapkan antara teori dan praktek menjadi nyambung," katanya kembali. Ke depan, selaku Kaprodi, dia berharap acara debat marketing ini bisa dilakukan secara berkelanjutan, sehingga antar mahasiwa bisa tukar pikiran dan adu argument, menuju pemikiran yang berkualitas.

"Sehingga prodi manajemen, khususnya bidang pemasaran kita dapat tingkatkan. Ke depan, juga bisa lakukan debat, tentu dengan tema berbeda," tandas Kaprodi Manajemen FEBP Unhi, I Wayan Suartina, S.E.,M.M. HM