background

BERITA

Unhi Gelar Workshop Penelitian "Dinamika Pendidikan Hindu di Tingkat Lokal, Nasional, dan Global"


Image
MENYIKAPI dinamika perkembangan pendidikan Hindu di tingkat lokal, nasional dan global, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Workshop Penelitian dengan tema "Dinamika Pendidikan Hindu di Tingkat Lokal, Nasional, dan Global", Selasa (12/2) kemarin. Workshop Penelitian ini kerjasama antara peneliti-peneliti keagaman dari Unhi Denpasar dengan beberapa akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud).
 
Workshop ini menghadirkan 3 orang narasumber, yaitu ahli sejarah Indonesia yang juga mantan Direktur Sejarah pada Dirjen Kebudayaan RI, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, MA., yang menyampaikan materi "Studi Sejarah Agama dalam Kesadaran Historis Masyarakat Indonesia: Tantangan dan Peluang, serta dua outstanding narasumber, yaitu Prof. Dr. Ida Bagus Gede Yudha Triguna, M.S. (Peranan Umat Hindu di Indonesia dalam Konteks Lokal, Nasional dan Global", dan Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda (Peranan Umat Hindu Indonesia dalam Tantangan Zaman).
 
Rektor Unhi Denpasar, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., mengatakan selain memiliki visi Unhi Untuk menjadi universitas unggulan di Indonesia, Unhi Dempasar juga memiliki visi bagaiaman menjadikan Unhi Denpasar sebagai pusat pengkajian dan pengembangan agama dan budaya Hindu Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkrit untuk bisa mencapai visi tersebut. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan penelitian terhadap dinamika budaya dan pendidikan Agama Hindu, baik ditingkat lokal, nasional, maupun global. Apalagi, penelitian dinamika budaya dan agama Hindu ditingkat nasional telah dilakukan Unhi Denpasar. Namun, dinamikanya harus tetap diteliti agar diketahui sejauh mana perkembangannya oleh masyarakat global.
 
"Hasil dari lokakarya ini akan kami lakukan dalam seminar internasional, sebab cakupannya tidak hanya ditingkat lokal dan nasional, tetapi global. Sehingga kami akan melibatkan masyarakat global untuk berdiskusi terkait denga hasil riset yang kami lakukan. Tentu dengan harapan akan terwujud nyata dalam bentuk sebuah karya buku yang akan siap dilaunching pada Dies Natalis 2019,"tandas Prof. Damriyasa, Selasa (12/2) kemarin.
 
Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, selaku Koordinator Peneliti, Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, MA., mengatakan di tengah-tengah munculnya kesadaran sejarah yang semakin tinggi dalam konteks pengembangan kebudayaan nasional yang berbhinneka tunggal ika, sangat relevan dinamika unat Hindu di Indonesia hntuk dikaji. Apalagi, dalam edisi ini dibahas beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki kedekatan budaya yang didasari peninggalan Hindunya, kedekatan aspek sejarah antara Bali, Jawa, terutama Jawa Timur dan Lombok terutama Lombok Barat, juga akibat perkembangan kebijakan transmigrasi sejak masa kolonial Belanda. Berbagai proses historis mengalami dinamikanya sebagaimana ditunjukkan adanya perubahan-perubahan (social changes) dan kelanjutan budaya (cultural continuity) yang berlangsung hingga sekarang.
 
Hasil dari studi ini, dikatakan akan diterbitkan menjadi sebuah buku. Penerbitan buku ini sangat penting, paing tidak mampu memberikan sumbangan pemikiran kepada pemimpin lembaga umat Hindu Pusat maupun daerah. "Melalui buku ini diharapkan dapat saling mengenal tantangan dinamika umat Hindu di masing-masing wilayahnya, dan dalam skala yang lebih luas untuk merajut nilai-nilai kehidupan Nusantara di seluruh kepulauan Indonesia pda khususnya, dan dalam konteks global pada umumnya,"pungkas Prof. Ardhana. HM