background

BERITA

UNHI Denpasar Bantu Pengembangan Gerbang Pura di Tejakula


Image

 Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, membantu pemerintah mengembang program Gerbang Pura. Program Gerbang Pura sendiri merupakan salah satu program peningkatan ekonomi di Kecamatan Tejakula yang mengedepankan pengembangan potensi usaha kerakyatan.

Pendampingan itu dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat UNHI yang terdiri atas I Putu Fery Karyada, S.Pd.,M.A selaku ketua tim yang didampingi dua orang anggota, masing-masing I Kadek Oky Sanjaya, S.Kom.,M.Kom dan Gde Indra Surya Diputra S.E.,M.Si.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UNHI, Fery Karyada mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan agar sistem yang digunakan dalam program Gerbang Pura menjadi terintegrasi. Sehingga pihaknya menyiapkan sebuah sistem terintegrasi yang mengoptimalkan sistem digital. Sistem itu telah diuji secara internal sebelum digunakan pada program Gerbang Pura.

Fery menjelaskan teknologi yang diterapkan sebenarnya berbasis pada web. Namun sistem itu telah terintegrasi dengan perangkat lain, seperti pemanfaatan QR code, aplikasi pesan singkat WhatsApp, serta google map. Selain itu tim juga memberikan sebuah TV LED 24 inch sehingga pengunjung di Rumah Pajang dapat melihat produk-produk Gerbang Pura dengan lebih utuh.

Apabila pengunjung tertartik dengan produk tersebut, mereka dapat melakukan scan QR code yang telah tersedia. Melalui QR code itu mereka dapat mengunjungi lokasi usaha, karena telah dilengkapi dengan google map. Selain itu mereka juga dapat mengunjungi langsung lokasi usaha, karena telah dilengkapi dengan koordinat google map.

“Kami harap upaya ini dapat meningkatkan proses pemasaran produk. Selain itu, program ini juga bagian dari program ekonomi kerthi Bali, sesuai dengan visi yang dikedepankan Pemerintah Provinsi Bali,” ujar Fery Karyada.

Sementara itu Camat Tejakula Gede Suyasa mengungkapkan, Gerbang Pura merupakan akronim dari Gerakan Bangun Potensi Usaha Rakyat. Pihaknya menyiapkan rumah pajang sebagai lokasi memamerkan produk-produk unggulan di masyarakat. Baik itu produk kerajinan, UKM, kuliner, serta produk lain yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia pun berterima kasih pada Tim Pengabdian Masyarakat UNHI. Sebab tim telah berhasil menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengembangan program tersebut. Tantangan yang dimaksud ialah proses promosi dan pemasaran.

“Tim UNHI sudah menjawab semua kebutuhan kami. Bukan hanya untuk promosi, tapi juga pemasaran. Jadi satu aplikasi sudah menjawab kebutuhan yang kami inginkan,” demikian Suyasa. HM